seperti yang ketahui JavaScript ini tidak mengenal yang namanya Class sebagai gantinya kita bisa menggunakan function sebagai pembungkusnya.

Sekarang kita akan membuat function di JavaScript format dasarnya kurang lebih seperti berikut:

function halo(){
console.log("Halo ini function dari JavaScript");
}
// panggil function halo();
halo();

Jadi disini untuk membuat function kita cukup gunakan keyword function kemudian diikuti dengan nama functionnya contohnya seperti diatas halo setelah itu untuk memanggil fungsi tersebut atau menjalankannya seperti berikut:

halo();

Lanjut, sekarang kita akan membuat function dengan menggunakan parameter atau arguments, arguments ini digunakan untuk meng-inject sebuah atau beberapa nilai ke dalam variable supaya dikenali di dalam function tersebut contohnya seperti berikut:

function perkalian(bil1, bil2) {
return bil1 * bil2;
}
var sepuluh = 10;
var sembilan = 9;
console.log("perkalian antara sepuluh dikali sembilan adalah " + perkalian(sepuluh, sembilan));

Jadi koding di atas kita melakukan perkalian berdasarkan bil1 dan bil2 yang di inject dari luar nilainya kemudian mengembalikan nilanya dengan menggunakan keyword return. Selain itu ada hal unique yang bisa dilakukan di JavaScript yaitu function dalam function seperti berikut:

function Mahasiswa() {
function quis() {
return 100;
}
function uts(nilai) {
return nilai;
}
function uas(uts, uas) {
return (uts + uas) / 2;
}
var nilaiUTS = uts(80);
return uas(nilaiUTS, 60);
}
console.log("Nilai akhir mahasiswa tersebut adalah "+ Mahasiswa());

Nah jadi disini kesimpulannya dengan menggunakan function kita bisa me reuseable atau menggunakannya secara berkali-kali tanpa perlu menulis ulang kode programnya dari awal cukup dengan memanggil fungsinya saja.